Showing posts with label Merakit PC. Show all posts
KONEKSI PHP DAN MYSQL
Pada bagian ini akan dibahas tentang langkah-langkah yang
diperlukan untuk melakukan akses ke basis data MySQL. Tapi PHP harus memiliki
koneksi ke basis data MySQL agar dapat menggunakan fungsi-fungsi koneksi ke
basis data MySQL dan daemon MySQL juga harus sudah berjalan (mysqld-nt).
Berikutnya kita akan menyimpan suatu data ke basis data
data MySQL. Tahap pertama adalah menyimpan langsung dari script PHP ke basis
data MySQL. Terlebih dahulu harus dibuat suatu tabel di MySQL untuk menyimpan
data yang ingin dimasukkan.
Keterangan:
Database ini dibuat melalui browser dengan membuka:
localhost/phpmyadmin.
Buat suatu database skl dengan nama tabel siswa:
Nama Field
|
Tipe Data
|
Keterangan
|
Nis
nama
alamat
|
Varchar(15)
Varchar(30)
Varchar(50)
|
NOT NULL auto_increment
|
Setelah itu kita akan
membuat cara untuk menyimpan data ke basis data MySQL menggunakan PHP.
Keterangan:
Buat file berikut melalui notepad, kemudian simpan dengan
nama koneksi.php. tempat penyimpanan di C:/xampp/htdocs kemudian
buat folder nama_anda
koneksi.php
|
<?
$server ="localhost";
$user ="root";
$pwd ="";
$dbs ="skl"; //sesuai dengan nama database yang telah dibuat
$koneksi=mysql_connect($server,$user,$pwd);
mysql_select_db($dbs);
?>
|
Perintah mysql_connect berfungsi untuk membuat hubungan dengan basis
data MySQL. Perintah mysql_select_db berfungsi untuk memilih basis data yang
akan digunakan. Variabel $query berfungsi untuk menyimpan perintah SQL yang
akan dieksekusi dengan perintah mysql_query, untuk melakukan query pada basis
data MySQL.
Keterangan:
Buat file berikut melalui notepad, kemudian simpan dengan
nama form.php. tempat penyimpanan di C:/xampp/htdocs/nama_anda
form.php
|
<form action="proses.php"
method="post">
<table>
<tr>
<td>NIS</td>
<td>:</td>
<td><input size="10"
type="text" name="nis"></td>
</tr>
<tr>
<td>Nama</td>
<td>:</td>
<td><input size="30"
type="text" name="nama"></td>
</tr>
<tr>
<td>ALAMAT</td>
<td>:</td>
<td><input size="50"
type="text" name="alamat"></td>
</tr>
<tr>
<td><input type="submit" value="Kirim"></td>
<td colspan="2"><input
type="reset" value="Batal"></td>
</tr>
</table>
</form>
|
Pada form action akan menuju ke proses.php sehingga kita harus membuat
file tersebut seperti berikut:
Keterangan:
Buat file berikut melalui notepad, kemudian simpan dengan
nama proses.php. tempat penyimpanan di C:/xampp/htdocs/nama_anda
proses.php
|
<html>
<head>
<title>isi
data</title>
</head>
<body>
<?
$nis=$_POST['nis'];
$nama=$_POST['nama'];
$alamat=$_POST['alamat'];
include
"koneksi.php";
$sql="insert into siswa
(nis,nama,alamat)
values (' ".$nis."
','".$nama."','".$alamat."')";
$sq=mysql_query($sql);
include
"tampil.php";
?>
}
?>
<a href="form.php">
Isi Lagi </a>
</body>
</html>
|
INSERT digunakan untuk memasukkan data. Kemudian ada include “tampil.php”
yang artinya kita akan menambahkan file tersebut.
Keterangan:
Buat file berikut melalui notepad, kemudian simpan dengan
nama tampil.php. tempat penyimpanan di C:/xampp/htdocs/nama_anda
tampil.php
|
<?
$nis=$_POST['nis'];
$nama=$_POST['nama'];
$alamat=$_POST['alamat'];
include
"koneksi.php";
?>
<table
border="1">
<tr><td>Nis</td>
<td>Nama Siswa
</td>
<td>Alamat </td>
<td
align="center">Tool </td></tr>
<?
$sql="select * from
siswa order by nama desc";
$tampil=mysql_query($sql);
while ($data=mysql_fetch_array($tampil))
{
?>
<tr><td
align="left"> <? echo $data[nis];?></td>
<td
align="left"> <? echo $data[nama];?></td>
<td
align="left"><? echo $data[alamat];?></td>
<td
align="center" width="100"><a
href="ubah.php?nis=<? echo $data[nis]; ?>"
title="ubah">Ubah</a> |
<a
href="hapus.php?nis=<? echo $data[nis]; ?>"
title="Delete data" onclick="return confirm('Data tersebut
akan dihapus dari database ?')">Hapus</a></td>
</tr>
<? } ?>
|
SELECT untuk menampilkan data, dimana data yang telah tersimpan ke
database akan ditampilkan kembali ke halaman ini.
Keterangan:
Setelah semua data tersimpan, buka browser, ketik localhost/nama_anda
maka akan tampil beberapa file yang telah terbuat. Pilih form.php
kemudian isi data. Jika berhasil maka data yang Anda masukkan akan masuk ke
database dengan cara buka localhost/phpmyadmin pilih database dan tabel
yang dibuat terus klik browser.
Ingat!!!
Jika data yang dimasukkan lewat form ada berarti
berhasil, sebaliknya jika belum ada maka ada kesalahan pada file php Anda.
Lanjut ke KONEKSI PHP DAN MYSQL part 2...download di sini
kalo yang part 1..download di sini....(padahal udah udah dijelasin di atas??hhhh)
semoga bermanfaat..hehehe
kalo yang part 1..download di sini....(padahal udah udah dijelasin di atas??hhhh)
semoga bermanfaat..hehehe
Sunday, December 15, 2013
Tag :
Desain Web,
Merakit PC
jenis proccesor & Spesifikasi
PROCESSOR
INTEL
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.80Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 1066MHz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 3M shared
Manufacturing Tech: 45 nm
Virtualization Technology Support: No
Processors Type: Desktop
Series: Core 2 Duo
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.33Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 1333MHz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 4MB
Manufacturing Tech: 45 nm
Virtualization Technology Support: Yes
Processors Type: Desktop
Series: Core 2 Quad
- Spesifikasi:
- Series:
Core i7 / Nehalem
QPI: 4.8GT/s
L2 Cache: 4 x 256KB
L3 Cache: 8MB
Manufacturing Tech: 45 nm
64 bit Support: Yes
Hyper-Threading Support: Yes
Virtualization Technology Support: Yes
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.83Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 1333MHz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 12MB
Manufacturing Tech: 45 nm
Virtualization Technology Support: Yes
Processors Type: Desktop
Series: Core 2 Quad
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 3.16Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 1333M - iz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 6M shared
Manufacturing Tech: 45 nm
Virtualization Technology Support: No
Processors Type: Desktop
Series: Core 2 Duo
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.0Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 800MHz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 512KB
Manufacturing Tech: 65 nm
Virtualization Technology Support: No
Processors Type: Desktop
Series: Celeron Dual-Core
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 3.00Ghz
64 bit Support: Yes
FSB: 1333MHz
Hyper-Threading Support: No
L2 Cache: 6M shared
Manufacturing Tech: 45 nm
Virtualization Technology Support: No
Processors Type: Desktop
Series: Core 2 Duo
PROCESSOR
AMD
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.9Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 3600MHz
Hyper-Transport Support: Yes
L2 Cache: 2 MB
Manufacturing Tech: 45nm
Processors Type: Desktop
Thermal Power: 65W
Voltage: 0.85V - 1.425V
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 3.1Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 4000MHz
Hyper-Transport Support: Yes
L2 Cache: 2 x 512KB
Manufacturing Tech: 45nm
Processors Type: Desktop
Thermal Power: 80W
Voltage: 0.85V - 1.425V
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.5Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 3600MHz
Series: Athlon 64 X2
Manufacturing Tech: 65 nm
Processors Type: Desktop
L1 Cache: 128KB+128KB
L2 Cache: 2 x 512KB
L3 Cache: 2MB
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 3.0Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 4000MHz
Hyper-Transport Support: Yes
L2 Cache: 2 x 1MB
Manufacturing Tech: 45nm
Processors Type: Desktop
Thermal Power: 65W
Voltage: 0.85V - 1.425V
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.7Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 3600MHz
Series: Athlon 64 X2
Manufacturing Tech: 65 nm
Processors Type: Desktop
L1 Cache: 128KB+128KB
L2 Cache: 2 x 512KB
L3 Cache: 2MB
AMD PhenomII
X4 955 DENEB 3.2GHz BLACK EDITION Socket AM3 Quad-Core Processor
- Spesifikasi:
- Processors
Type: Desktop
Series: Phenom II X4
L2 Cache: 4 x 512KB
L3 Cache: 6MB
Manufacturing Tech: 45 nm
64 bit Support: Yes
Hyper-Transport Support: Yes
AMD Athlon
64 X2 7850 Kuma 2.8GHz BLACK EDITION Socket AM2+ DUAL CORE Processor
- Spesifikasi:
- Clock
Speed: 2.8Ghz
64 bit Support: Yes
Hyper Transports: 3600MHz
Series: Athlon 64 X2
Manufacturing Tech: 65 nm
Processors Type: Desktop
L1 Cache: 128KB+128KB
L2 Cache: 2 x 512KB
L3 Cache: 2MB
Thermal Power: 95W
AMD PhenomII
X4 810 DENEB 2.6GHz Socket AM3 Quad-Core Processor
- Spesifikasi:
- Processors
Type: Desktop
Hypertransport: 4000 MHz
Socket: AM3
Series: PhenomII X4
L1 Cache: 512KB
L2 Cache: 2MB
L3 Cache: 4MB
Manufacturing Tech: 45 nm
AMD PhenomII
X3 710 HEKA 2.6GHz Socket AM3 Triple-Core Processor
- Spesifikasi:
- Processors
Type: Desktop
Series: Phenom X3
Speed: 2,6GHz
Hyper Transports: 4000MHz
L1 Cache: 128KB+128KB
L2 Cache: 3 x 512KB
L3 Cache: 6MB
64 bit Support: Yes
Hyper-Transport Support: Yes
Virtualization Technology Support: Yes
Manufacturing: 45nm
Saturday, December 14, 2013
Tag :
Materi TKJ,
Merakit PC
MERAKIT KOMPUTER
Sebelum memulai perakitan komputer, perlengkapan yang perlu disiapkan seperti : tang, obeng, kabel, sekrup, jumper, baut, driver dan program aplikasi. Dan juga harus diperhatikan mengenai kompatibilitas / kesesuaian dari komponen-komponen terhadap motherboard karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, RAM, port dan I/O bus yang berlainan.
Langkah-Langkah Merakit Komputer
1. Memasang Processor ke Motherboard
Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
- Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
- Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
- Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
- Kunci kembali dengan tuas pengunci.
2. Memasang Motherboard
Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.
3. Memasang Heatsink
Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.
4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.
5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :
- Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
- Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.
6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
- Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
- Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
- Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
- Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
- Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.
7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :
- Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
- Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
- Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
- Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
- Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.
8. Memasang Card Adapter
Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.
9. Tahap terakhir perakitan komputer
Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.
10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer
Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
- Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
- Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
- Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
- Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
- Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer
- Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
- Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
- Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
- Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.
sumber : BLOGGER BONDOWOSO 24
Wednesday, December 4, 2013
Tag :
Materi TKJ,
Merakit PC

.jpg)
